|
Ketika saya berkunjung ke rumah seorang teman, tiba-tiba bapaknya yang sudah berusia 50 tahun bertanya, "Bagaimana ya mbak, caranya agar gairah seks saya tidak menurun. Terus terang, saya merasakan ada penurunan gairah terhadap lawan jenis. Apa yang harus saya lakukan?" Untung teman saya sedang keluar membeli martabak. Jadi, saya punya cukup waktu untuk memberi jawaban.
Pak Sis, katakanlah demikian namanya, memang sadar betul bahwa ia sudah memasuki masa andrapouse. Ia tidak menyesali kondisi seperti itu. Ia juga sudah membaca dan paham tulisan-tulisan yang pernah saya tulis yang berkaitan dengan dirinya. Hanya saja, ia tetap belum puas. Dalam arti, ia hanya menginginkan tetap bisa "disentrum" di usianya yang sudah tidak muda lagi ini.
Kalau mengandalkan istrinya, tentu sudah tidak bisa lagi. Istrinya yang tiga tahun lebih muda darinya, sudah tidak bisa "dipakai" lagi. Sama sekali tidak ada ketertarikan pun dari istri sejak sepuluh tahun yang lalu. Kerinduan akan gairah seks yang tinggi seperti dululah yang kini diinginkan Pak Sis.
Saya katakan padanya, tidak ada salahnya jika ia sekali-sekali pergi ke night club atau ke kafe untuk "menyegarkan" diri. Sama sekali tidak ada salahnya. Sebab dengan demikian, ia akan melihat dan menikmati secara langsung perempuan-perempuan yang masih segar dan enerjik, sebagaimana istrinya dulu.
Perempuan dengan pakaian seksi menggairahkan, yang bergerak sensiual saat melakukan tarian erotis, merupakan santapan batin yang bisa dinikmati. Canda, tawa, serta suara genit nan manja tanpa disadari akan menciptakan nuansa masa lalu yang penuh gairah dan nafsu membara.
Secara psikologis, cara ini sangat dianjurkan. Psikolog yang juga seksolog, Graham Masterton, mengatakan, agar suasana kehidupan seks tetap bergairah dan penuh fantasi, sangat tergantung dengan suasananya, mendukung atau tidak. Jika seseorang berada dalam lingkungan yang "muram", dapat dimaklumi apabila ia mempunyai gairah yang pasif. Sebaliknya, dengan lingkungan yang mendukung, semangat bercinta akan terus berkobar.
Dibandingkan dengan menyaksikan film porno di vcd, berkunjung dan bertemu langsung dengan obyek seks lebih efektif dan efisien. Ini penting guna menstimuli kembali gairah seks yang telah lama hilang. Bagaimana, Pak Sis?
Ratri: "Hadapilah, selalu hadapilah, itulah cara untuk bisa mengatasinya. Hadapilah" (Joseph Conrad, pengarang Inggris, kelahiran Polandia, 1857-1924) |